Selamat pagi sahabat santri mengglobal semuanya, salam hangat dari negeri 1000 menara. Ya, itu lah negeri piramida mesir. Minggu lalu kita sudah sedikit mengulas sedikit sejarah masjid al-azhar kairo dan juga perkembangan al-azhar sendiri yang berawal masjid yang menjadi pusat pembelajaran hingga menjadi universitas hingga sekarang.

Sama halnya dengan masjid al-azhar kairo mesir, piramida pun menjadi salah satu tempat yang langsung ingin dikunjungi oleh mahasiswa baru, karena mengambil gambar pribadi didepan piramida menjadi syarat bukti bahwa kamu benar-benar sudah menginjakan kakimu di mesir.

Pada kesempatan kali ini kami akan sedikit mengulas sejarah piramid mesir, yang mana tulisan kami ini bersumber dari media online, wawancara dengan salah satu pakar sejarah dari salah satu mahasiswa Indonesia yang ada dimesir dan juga dari salah satu buku berjudul “Long Journey to Egypt”.

Mesir memiliki sekitar 118 piramida dengan berbagai ukuran. Di antaranya terdapat lebih 30 piramida yang berukuran besar. Lokasi piramida tersebut umumnya berada di jalur sungai Nil (river Nile) yang menunjukkan peran sungai ini dalam pembangunan piramida di Mesir. Di Giza terdapat kompleks piramida yang menyimpan banyak sekali keajaiban dimana yang terbesar adalah piramida Khufu. Piramida inilah yang paling terkenal dan menunjukkan tingginya peradaban Mesir saat itu.

Piramida mesir Khufu sungguh mengagumkan, bangunan kuno yang menyimpan sejuta misteri didalam, dan piramida khufu inilah yang menjadi pencetak rekor bangunan tertinggi selama 3800 tahun lamanya, piramida adalah salah satu dari bangunan dari 7 keajaiban dunia, mengingat tingginya piramida ini dikalahkan oleh tinggi menara eiffel paris

Perbandingan piramida Mesir dengan beberapa bangunan tinggi lain.

Piramida Khufu (Cheops) yang berada di Giza, yang merupakan piramida yang terbesar dari lebih 30 piramida besar lainnya. Piramida ini merupakan bangunan makam Pharaoh Khufu (Cheops) yang memerintah dari 2551 SM – 2528 SM. Raja Khufu adalah Firaun kedua dari Dinasti keempat yang mewarisi tahta saat berusia dua-puluh tahunan. Pada usia muda, Raja ini sudah mempunyai rencana besar yaitu membangun makammya sendiri. Khufu inilah yang kemudian menjadi Firaun pertama yang membangun sebuah piramida di Giza dan memulai suatu periode pembangunan monumen yang mampu bertahan hingga ribuan tahun.

Versi lain menyebutkan bahwa penduduk Mesir kuno percaya bahwa ketika Fir’aun meninggal, ia akan menjadi Osiris (Raja Orang Mati). Sebagian roh Fir’aun yang meninggal disebut juga Ka, dipercaya masih tetap berada di tubuh jasmaniya sehingga mayat Fir’aun harus dijaga dengan baik agar bisa menjalankan tugas sebagai Raja orang-orang mati. Oleh karena itu, mayat Fir’aun yang telah mati harus segera dimumikan dan untuk melindunginya, orang Mesir membangun kuburan megah yang berbentuk piramida.

Ada yang unik dari cara pembangunan piramida, bahkan ketika pertama kali kami ke piramida mesir yang terletak di giza, kami kaget dengan ukuran dari 1 batu piramida dan berat dari batunya tersebut, ini sangat unik, berat batunya yang sampai 2 ton kemudian ukurannya seperti batu sungai yang besar, jadi kamu jangan kira bahwa batu yang tersusun sehingga menjadi piramida adalah batu bata merah atau batako biasa yang untuk membangun rumah hehehe. Ada banyak teori tentang cara pembangunan piramida, salah satunya bisa kamu cek di http://www.cerpen.co.id/post_133767.html\

Sedikit tambahan, bahwa untuk masuk ke dalam kawasan piramida harus menggunakan tiket, harga tiket berbeda-beda sesuai status kamu, pelajar, turis atau warga asli, untuk harga tiket turis 120 pon mesir dan untuk tiket pelajar 80 pon mesir. Jarak tempuh dari kawasan tempat tinggal mahasiswa gak terlalu jauh, karena cukup ke stasiun ramsis naik metro ke stasiun giza.

pemandangan dipekarang piramida dan sphinx

Didalam kawasan piramid giza tidak hanya piramid saja namun disana juga ada sphinx atau yang sering disebut Abu Al-Haul dibangun oleh Raja Chepren bersamaan dengan pembangunan piramida. Sphinx terletak sekitar 200 meter arah timur piramida, seolah sebagai penjaga piramid bila dilihat dari depan, ia dipahat dari bukit batu kapur tempat ia menetap sekarang. Sphinx memiliki panjang 57 meter serta tinggi 20 meter, dulu sempat terkubur dalam hamparan padang pasir sampai bagian leher, baru jelas terlihat seluruhnya pada tahun 1926. Bagian jenggotnya yang jatuh sekarang sekarang tersimpan di British museum, London. Bentuk sphinx yang merupakan gabungan dari manusia dan badan singa juga penuh rahasia, boleh jadi merupakan perwujudan dari filsafat utopis mesir kuno. Pada Sphinx lah bersatunya kecerdasaan (kepala manusia) dan kekuatan (badan singa).

Darma Ami Fauzi

*dari berbagai sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here