Berbicara soal Mesir pasti sudah tidak asing lagi untuk didengar, yang pastinya informasi yang kita dapat selalu hal-hal yang sangat indah dan menyenangkan, maka dari itu saya akan coba ulas hal-hal yang jarang atau memang belum pernah kalian tahu. Di dalam tulisan sebelumnya, saya mengulas banyak keindahan tentang negeri Musa ini, mulai dari peradaban Mesir kuno yang sangat luar biasa, wisata religi dan juga cita rasa kuliner yang unik. Namun ternyata dibalik keindahan itu semua masih banyak kekurangan yang harus kalian tahu, agar kalian tidak kaget ketika kalian telah menginjakan kaki kalian di Negeri Mesir. Berdasarkan pengalaman saya dan teman-teman saya selama kuliah di Mesir, berikut beberapa catatan tentang mesir yang perlu teman teman ketahui:

  • Birokrasi yang kurang baik

Dalam pengurusan berkas di Al-Azhar khususnya masih menggunakan sistem manual, dengan jumlah mahasiswa Al-Azhar yang begitu ramai hingga mencapai puluhan ribu dan dari berbagai macam Negara, terkadang dalam pengurusan administrasi pun seperti daftar ulang , surat pengajuan izin tinggal (Visa) dsb menjadi tidak teratur sehingga untuk warga asia terkhusus orang Indonesia yang terbiasa dengan budaya antri terasa tidak nyaman dan meluap batas kesabarannya. mungkin banyak yang bilang ini sebagian dari perjuang, namun ada yang bilang ini disebabkan boboroknya birokrasi mesir yang kurang displin. So! Buat kalian yang ingin melanjutkan study di Mesir, harap bisa melatih kesabaran dalam berbirokrasi di Negeri Piramida ini.

  • Sampah Yang Berserakan Di Jalan

Setiap warga Indonesia yang travelling  kesuatu tempat seperti halnya pergi keluar Negeri, dengan pastinya mereka akan memposting gambar dengan view  yang indah, jarang sekali atau bahkan tidak pernah mereka memposting dengan view buruk seperti tempat yang kumuh. Begitupun dengan saya dan teman-teman disini, yang selalu mengambil momen indah ditempat yang layak, seperti Piramida, Masjid Al-Azhar, Alexandria dan tempat-tempat Indah lainnya yang ada di Mesir. Tidak pernah kami mengambil gambar dengan view yang tidak enak dipandang.

Saya termasuk orang yang kaget ketika pertama kali kaki menginjakan bumi kinanah ini, dengan banyaknya sampah yang berserakan ditepi jalan dan sebagian orang-orang Mesir yang punya kebiasaan buruk membuang sampah tidak pada tempatnya. kita selaku warga Indonesia sudah sepatutnya memberikan contoh baik seperti membuang sampah pada tempatnya, bahkan saya dan teman-teman asrama mengadakan agenda bulanan yaitu gotong royong dan bakti sosial untuk bersih-bersih lingkungan sekitar asrama tahfidz yang saya tinggali, sebagai bukti kepedulian kami terhadap Mesir.

Jadi kalian tidak usah kaget, dengan kondisi sampah yang mungkin nanti tidak pernah lepas dari pandangan kalian ketika berkunjung ke Mesir atau melanjutkan study disini, dan tidak usah banyak berekspetasi tentang keindahan Luar Negeri sebagaimana di Film-film. Karena setiap Negara memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing

expatcairo.com
  • Macet

Kemacetan di Jalan raya sepertinya sudah menjadi hal yang lumrah di negara kita Indonesia, namun ada hal unik dari kemacetan yang ada di Mesir ini, kalau kita lihat sebab macetnya Jakarta karena ramainya orang-orang yang sedang pulang kantor, Kairo Memiliki hal unik yang kian menyebabkan kemacetan di jalan raya, seperti halnya :

1. seseorang pedagang sayur atau tukang  barang rongsokan yang berjalan ditepi jalan raya lalu menyeberang jalan dengan mengendarai Keledai atau Kuda, baru dimesir juga saya lihat orang berkuda di jalan raya, ini bukan berbicara tentang delman tapi seseorang yang memang benar-benar berkuda layaknya berkuda di ladang rumput yang luas.

2. Perkelahian ditengah jalan, hal ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi para pelajar asing untuk menyaksikan perkelahian antara warga mesir ditengah jalan raya, pemicu perkelahian ini adalah mereka yang saling adu klakson seakan memaksa untuk agar diberikan jalan, memang dasarnya karena tidak mematuhi rambu lalu lintas sehingga kendaraan kadang bebas berjalan bukan pada aturan rambu lalu lintas. Seperti supir bus yang bersi keras untuk menunggu penumpang ditengah jalan dan pengemudi dibelakang yang tidak sabar sehingga menekan klakson sambil berteriak protes, dan dari sanalah bibit awal perang ninja keempat muncul *hehehe.

  • Sebagian cita rasa makanan yang aneh

selain kebiasaan waktu makan yang berbeda antara orang mesir dan orang Indonesia yang mana orang-orang mesir terbiasa sarapan ala kadarnya dan hampir ke waktu dzuhur tidak dengan orang-orang Indonesia yang kadang tidak bisa melakukan aktivitas sebelum sarapan nasi dsb, dan juga dalam hal cita rasa makanan pun sangat jauh berbeda. Indonesia yang masakannya kaya akan rempah-rempah berbeda dengan masakan khas mesir yang saya lihat hanya rebus, bakar dan goreng dengan bumbu rempah ala kadarnya. Selain itu orang mesir terbilang suka dengan makanan yang asam-asam seperti zaitun, cabai, terong, bawang merah yang direndam lama dengan cuka atau seperti kusyari makanan khas mesir dengan bahan dasar adas (kacang), nasi, makaroni, mie, bawang goreng lalu disiram dengan sholshol (Kuah tomat yang dimasak), dan banyak mahasiswa indonesia yang sudah bertahun-tahun di Mesir namun untuk makan kusyari perutnya masih belum nerima, maka ada yang berkata : “kalau kamu ingin terbiasa dengan makanan khas Mesir, maka makanlah dalam posisi lapar dan tidak ada makanan lain kecuali makanan Mesir.”

Tulisan ini tidak berniat untuk merendahkan suatu negara atau niat jelek lainnya, namun tulisan ini bertujuan untuk membagi informasi nyata sesuai pengalaman saya yang saya alami selama 5 tahun hidup di Negeri Piramida ini, walaupun penuh dengan ekspetasi akan indahnya kehidupan di Luar Negeri, ternyata yang Namanya kelebihan dan kekurangan itu selalu ada dan tidak pernah terpisahkan.

Keindahan Mesir sangat banyak, peninggalan sejarah mulai dari peradaban kuno hingga peradaban islam masih saja diminati oleh banyak wisatawan dari berbagai mancanergara, mereka seakan tidak pernah berhenti berdatangan sama halnya dengan negara-negara lain yang selalu dikunjungi oleh para wisatawan. Kita hanyalah pendatang atau tamu, maka jadilah tamu yang sopan dan pendatang yang cerdas. Ambil yang baiknya tinggalkan yang buruk. ��


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *