lebih dari 20 juta orang yang tinggal di wilayah metro, Kairo memiliki “denyut nadi yang energik”, menurut Lauren K Clark, seorang penulis Amerika yang telah tinggal di Kairo sejak 2010.

Kota ini menghubungkan energi kota dengan beragam budaya. Kelas sosial dan lingkungan alami juga ditemukan di Mesir, menjelaskan bahwa setiap bagian kota memiliki getaran dan budaya sendiri di mana aspek-aspek ini bersinar. www.dailynewsindonesia.com

Kalau bicara tentang mesir mungkin tidak jauh dengan berbagai macam destinasi keren dan luar biasa, seperti hal dengan tulisan yang pernah saya tulis ditulisan-tulisan sebelumnya. Banyak sekali destinasinya mulai dari peradaban mesir kuno hingga peradaban islam pada zaman dinasti. Namun mesir tidak hanya memiliki destinasi atau tempat yang bersejarah saja yang dapat dinikmati dan diamati, namun tentang transportasi umumnya pun patut untuk diamati. Kamu yang mau ke mesir harus mencoba semua transportasi umum yang ada disana. Nah kira-kira apa saja transportasi umum yang ada dimesir yang katanya unik dan memiliki ciri khas tersendiri dibanding negara-negaralain.

Bagi saya untuk sekelas negara Mesir, sudah termasuk negara yang bagus dalam segi pembangunan, terkhusus di ibu kota, dari 2014, tahun awal dimana saya tiba di negeri musa itu, mesir dalam tahap semangatnya pembangunan jalan raya. Jalanan disana cukup luas dibanding di Indonesia, namun yang menjadi kendalanya adalah tidak adanya jiwa untuk mematuhi peraturan lalu lintas baik pengemudi mobil pribadi ataupun pengemudi transportasi umum.  Coba saja lihat di link https://www.youtube.com/watch?v=YSZnhSS0rpI ini bukti kemacetan yang datang karena tidak jiwa untuk mematuhi rambu lalu lintas, jadi kamu jangan aneh dan kaget ketika membayangkan luar negeri namun hasil tidak sesuia ekpetasi, Setiap negera mungkin memiliki problematika tersendiri baik Indonesia, mesir ataupun negara yang lainnya.

Salah satu transportasi umum mesir yang menarik perhatian para wisatawan atau para perantau ialah “Tuk-tuk” atau bajaj.  Bahkan di tahun 2019 lalu pemerintah Mesir berencana menyingkirkan bajaj dalam rangka modernisasi sistem transportasi Mesir yang masih tertinggal. Para sopir bajaj pun diharuskan mengganti bajaj mereka dengan minivan.

Apakah bajaj di Mesir semahalnya dengan bajaj yang Indonesia?

Mungkin ini bisa menjadi sebuah pertanyaan !  Agak Sedikit berbeda dengan bajaj di Indonesia, bajaj di Mesir terkenal dengan mesin audio mereka yang memainkan musik-musik elektro-pop.

sumber foto : https://republika.co.id/berita/q20l8j370/pemerintah-mesir-berencana-hilangkan-tuktuk

Bajaj di Mesir juga sudah menguasai jalanan selama 20 tahun terakhir dan terkenal akan kemampuannya bermanuver. Terkadang dengan geramnya saya dan kawan-kawan di Mesir melihat para pengemudi Bajaj yang membawa bajaj dengan ugal-ugalan, rasanya ingin melihat bagaimana bajaj itu terbalik atau terguling. Ya namun hati masih menahan untuk tidak mendoakan yang buruk.

Tuk-tuk ini juga terkadang dikenal kendaran penjahat, kalau mahasiswa jalan sendiri dengan membawa tas dan posisi di Lorong jalan yang sepi, maka harus berhati-hati karena tidak menutup kemungkinan pengemudi tuk-tuk bisa merubah profesi yang awalnya supir tuk-tuk atau bajaj berubah profesi menjadi jambret.

namun sangat disayangkan jikalau kamu berkunjung ke Mesir tapi tak meluangkan waktu untuk menaiki tuku-tuk Mesir, biasa saya dan kawan-kawan yang lainnya menaiki tuk-tuk jika dalam kondisi males atau capeknya berjalan untuk kerumah atau transportasi ini menjadi penyelamat disaat sedang kepepet atau sedang terburu-buru. ya masih ada bilai poistifnya walaupau memang ada sisi negeatifnya dibalik kendaran beroda tiga ini.

so……! kamu yang nanti ada niatan traveling, luangkan waktunya untuk naik tuk-tuk, namun hati-hati juga dan tawar terlebih dahulu ongkosnya, karena kalau tidak ditawar atau tidak ditanya dahulu berapa ongkosnya ? alias langsung naik, terkadang supir tuk-tuk suka menentukan ongkos dengan nominal yang tidak masuk akal.


*Dari Berbagai Sumber


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *