Peserta International Comparative Study 2026 Jelajahi Malaysia, Singapura, dan Thailand

01 Oct

Jakarta, 29 September 2026 — Para siswa SMA Pesantren Terpadu Hayyatan Thayyibah memulai perjalanan internasional melalui program International Comparative Study (ICS) Batch 2026 yang tergabung dalam kegiatan Hayyatan Global Connection (HGC). Program ini berlangsung pada 29 September hingga 4 Oktober 2026 dengan mengunjungi tiga negara Asia Tenggara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Program International Comparative Study menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan global para siswa melalui pengalaman belajar secara langsung di luar negeri. Para peserta tidak hanya melakukan perjalanan lintas negara, tetapi juga diajak mengenal berbagai aspek pendidikan, budaya, kehidupan masyarakat, lingkungan perkotaan, serta tradisi di negara-negara yang dikunjungi.

Perjalanan dimulai pada Senin, 29 September 2026. Sebelum keberangkatan, seluruh peserta berkumpul bersama pendamping untuk melakukan persiapan perjalanan. Suasana penuh antusiasme terlihat dari para siswa yang bersiap mengikuti rangkaian kegiatan internasional selama beberapa hari.

Destinasi pertama dalam rangkaian perjalanan tersebut adalah Malaysia. Para peserta dijadwalkan mengunjungi sejumlah lokasi edukatif dan budaya, termasuk kawasan Putrajaya. Di kawasan pusat pemerintahan Malaysia tersebut, peserta berkesempatan melihat secara langsung tata kota, lingkungan masyarakat, tempat ibadah, serta berbagai karakteristik kehidupan sosial di Malaysia.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Masjid Putra, Putrajaya. Kunjungan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat salah satu ikon arsitektur Islam di Malaysia sekaligus mengenal kehidupan keagamaan masyarakat setempat.

Selain kegiatan edukatif, para siswa juga mendapatkan pengalaman mengenal budaya melalui interaksi dengan lingkungan sekitar dan kuliner lokal. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai keberagaman budaya di kawasan Asia Tenggara.

Rangkaian perjalanan selanjutnya mencakup Singapura dan Thailand. Melalui kunjungan ke tiga negara tersebut, peserta diharapkan dapat melakukan pengamatan dan perbandingan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, budaya, tata kota, kedisiplinan masyarakat, perkembangan teknologi, hingga kehidupan sosial.

Program ini sekaligus menjadi sarana untuk melatih kemandirian, kemampuan berkomunikasi, adaptasi, kedisiplinan, serta keberanian para siswa dalam menghadapi lingkungan internasional.

Pengalaman bepergian dan belajar secara langsung di negara lain juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Lingkungan, masyarakat, budaya, dan perjalanan dapat menjadi sumber pembelajaran yang memperkaya pengetahuan serta cara pandang peserta.

Melalui semangat Santri Mengglobal, International Comparative Study 2026 diharapkan dapat membentuk generasi santri yang memiliki dasar keislaman yang kuat sekaligus terbuka terhadap perkembangan dunia global.

Program Hayyatan Global Connection (HGC) ini akan berlangsung hingga 4 Oktober 2026. Berbagai pengalaman yang diperoleh selama perjalanan di Malaysia, Singapura, dan Thailand diharapkan menjadi bekal berharga bagi para peserta untuk mengembangkan wawasan, karakter, serta kemampuan berinteraksi dalam lingkungan internasional.