Cambridge University Press meluncurkan seri buku baru bertajuk Cambridge Elements in Digital Asia, yang dirancang sebagai platform akademik untuk mengembangkan perspektif yang lebih internasional dan tidak semata-mata berpusat pada kerangka Barat dalam memahami perkembangan teknologi digital di Asia.
Seri ini berfokus pada bagaimana teknologi digital dan komunikasi membentuk kembali berbagai aspek kehidupan, mulai dari ekonomi, politik, masyarakat, hingga budaya di Asia dan kawasan lain yang terkait.
Buku-buku yang diterbitkan dalam seri ini akan berbentuk karya ringkas dengan panjang sekitar 20.000–30.000 kata, namun tetap memiliki landasan teoritis dan empiris yang kuat. Setiap volume diharapkan membahas topik-topik baru dan perdebatan mutakhir pada level nasional, regional, maupun transnasional.
Cambridge Elements in Digital Asia membuka kesempatan pengajuan proposal pada berbagai tema, antara lain:
Seri ini secara khusus mendorong karya-karya yang mampu menawarkan perspektif kritis terhadap perkembangan digital di Asia dengan pendekatan yang lebih kontekstual, lintas disiplin, dan internasional.
Penulis yang tertarik mengajukan proyek diminta mengirimkan abstrak sekitar 500 kata yang memuat topik penelitian, studi kasus, argumen utama, dan metodologi.
Selain itu, calon penulis juga perlu melampirkan biografi singkat sekitar 150 kata.
Proposal dapat dikirimkan kepada salah satu editor seri:
Florian Schneider
Leiden University
Email: f.a.schneider@hum.leidenuniv.nl
Jian Xu
Deakin University
Email: j.xu@deakin.edu.au
Cambridge Elements in Digital Asia diedit oleh Florian Schneider dan Jian Xu. Keduanya mengundang akademisi dan peneliti yang bekerja pada isu-isu digital di Asia untuk mengajukan gagasan buku dan menyebarluaskan informasi ini kepada kolega yang relevan.
Seri ini diharapkan menjadi ruang penting bagi pengembangan kajian digital Asia yang lebih beragam, kritis, dan tidak terjebak pada perspektif Barat sebagai satu-satunya kerangka analisis.
Informasi lebih lanjut mengenai seri tersebut dapat diakses melalui laman resmi Cambridge University Press.