Vrije Universiteit (VU) Amsterdam membuka posisi PhD untuk proyek riset bertajuk The Art of Dying in Islamic Traditions (600–1800). Ini adalah kesempatan langka bagi siapa saja yang tertarik mendalami sejarah Islam dari sudut pandang yang jarang disentuh: bagaimana kaum Muslim sepanjang sejarah memahami dan menjalani kematian yang baik.
Proyek ini didanai oleh NWO (lembaga riset nasional Belanda) melalui skema bergengsi Vidi grant, dan akan berlangsung selama lima tahun, dari Juli 2026 hingga Juni 2031. Proyek ini dipimpin oleh Dr. Pieter Coppens, dan bertujuan menelusuri bagaimana norma-norma seputar kematian, mulai dari aspek tubuh, emosi, hukum, hingga etika — berubah dari masa ke masa di kalangan ulama, penguasa, dan masyarakat umum.
Posisi PhD yang dibuka kali ini berfokus secara khusus pada kematian para penguasa: khalifah, sultan, raja, gubernur, dan kalangan aristokrasi dunia Islam. Peneliti akan mengumpulkan dan menganalisis kisah-kisah detik-detik kematian mereka dari berbagai sumber klasik seperti kamus biografi, kronik sejarah, mirrors for princes, karya adab, hingga puisi istana.
Kandidat yang terpilih akan:
Posisi ini terbuka bagi kandidat dengan latar belakang:
Proses seleksi terdiri dari tiga tahap: seleksi berkas, wawancara awal (hybrid), lalu wawancara lanjutan dengan presentasi ide riset.
Dokumen yang perlu disiapkan:
Wawancara dijadwalkan pada akhir Juni 2026. Lamaran hanya diterima melalui portal resmi — tidak melalui email.
🔗 Daftar di sini: workingat.vu.nl
Informasi kontak: Dr. P. Coppens, Associate Professor, School of Religion and Theology, VU Amsterdam.