Kesempatan melanjutkan pendidikan pascasarjana di Jerman kembali terbuka melalui DAAD Development-Related Postgraduate Courses atau DAAD EPOS 2027/2028. Program ini ditujukan bagi profesional dari negara berkembang dan negara industri baru yang ingin meningkatkan kapasitas akademik sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan di negara asal.
Pelamar dari Indonesia termasuk kelompok yang dapat mengikuti program ini. Beasiswa terutama tersedia untuk program magister pada universitas negeri atau universitas yang diakui pemerintah Jerman. Dalam kasus tertentu, pendanaan juga dapat diberikan untuk program doktoral yang tercantum dalam daftar program EPOS.
DAAD EPOS merupakan program beasiswa yang mendukung pendidikan pascasarjana berorientasi pembangunan. Program ini dirancang untuk melahirkan tenaga profesional yang mampu berperan dalam penyelesaian persoalan ekonomi, sosial, teknologi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan di negara asal.
DAAD menilai bahwa tenaga ahli yang memiliki kompetensi tinggi dan terhubung dengan jejaring internasional dapat berkontribusi dalam menciptakan pembangunan berkelanjutan, mengurangi kemiskinan, serta meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan.
Berbeda dari sebagian program beasiswa DAAD lainnya, EPOS hanya dapat digunakan untuk mengikuti program pascasarjana tertentu yang telah masuk dalam daftar resmi Development-Related Postgraduate Courses.
Beasiswa DAAD EPOS 2027/2028 mendukung:
Mayoritas program yang ditawarkan berada pada jenjang magister. Karena itu, pelamar doktoral harus memastikan bahwa program yang dituju memang tercantum sebagai program yang dapat didanai melalui EPOS.
Durasi pendanaan berkisar antara 12 hingga 42 bulan, bergantung pada jenis dan lamanya program studi yang dipilih.
Penerima beasiswa memperoleh sejumlah dukungan finansial selama menjalani studi di Jerman.
Besaran tunjangan yang tercantum dalam informasi resmi DAAD adalah:
Besaran tersebut dapat berubah mengikuti kebijakan terbaru DAAD. Pelamar perlu memeriksa kembali informasi pada program studi tujuan sebelum mengirimkan aplikasi.
Penerima memperoleh kontribusi untuk perlindungan:
DAAD menyediakan tunjangan perjalanan, kecuali apabila biaya tersebut telah ditanggung oleh pemerintah negara asal atau lembaga pendanaan lainnya.
Dalam kondisi tertentu, penerima dapat memperoleh:
Pemberian subsidi tempat tinggal dan tunjangan keluarga tidak otomatis berlaku bagi semua penerima. Keputusan akan disesuaikan dengan keadaan masing-masing penerima dan ketentuan DAAD.
Berdasarkan penjelasan resmi DAAD, penerima EPOS pada umumnya tidak membayar biaya kuliah. Namun, universitas masih dapat mengenakan biaya administrasi, registrasi, atau pendaftaran semester. Besaran dan jenis biaya tersebut harus dikonfirmasi langsung kepada universitas tujuan.
Ya. Indonesia termasuk dalam daftar negara yang dapat mengikuti DAAD EPOS. Program ini terbuka bagi lulusan dari negara berkembang atau negara industri baru yang memenuhi kualifikasi akademik dan pengalaman kerja yang dipersyaratkan.
Pada portal DAAD, Indonesia juga tercantum sebagai salah satu negara yang dapat dipilih ketika pelamar memeriksa kelayakan berdasarkan negara tempat tinggal dan pengajuan aplikasi.
Secara umum, pelamar harus memenuhi persyaratan berikut.
Pelamar harus mempunyai gelar sarjana dalam bidang yang sesuai dengan program pascasarjana yang dipilih. DAAD menyebutkan bahwa gelar tersebut biasanya diperoleh melalui program sarjana berdurasi empat tahun.
Bagi lulusan program sarjana tiga tahun, kelayakan pendaftaran perlu dikonfirmasi secara langsung kepada universitas tujuan.
Pelamar diharapkan mempunyai hasil akademik di atas rata-rata. Profil penerima yang diutamakan umumnya berada dalam kelompok sepertiga terbaik dari angkatan atau program studinya.
Prestasi akademik akan dinilai bersama dengan kemampuan bahasa, pengalaman profesional, serta peluang pelamar untuk menyelesaikan studi dengan baik di Jerman.
Pelamar wajib memiliki sekurang-kurangnya dua tahun pengalaman kerja profesional yang relevan setelah memperoleh gelar sarjana.
Pengalaman tersebut harus sudah terpenuhi pada saat aplikasi diajukan. Pengalaman kerja sebaiknya berkaitan dengan bidang studi, pembangunan, kebijakan publik, teknologi, ekonomi, sosial, kesehatan, pendidikan, atau sektor lain yang relevan dengan program tujuan.
Pelamar harus mampu menjelaskan bagaimana pendidikan yang akan ditempuh dapat digunakan untuk:
Motivasi tersebut harus disampaikan secara kuat dan konkret dalam surat motivasi.
Gelar akademik terakhir pelamar pada umumnya tidak boleh berusia lebih dari enam tahun pada saat pendaftaran.
DAAD tidak menetapkan batas usia secara khusus, tetapi tahun kelulusan dan relevansi pengalaman profesional tetap menjadi bagian penting dalam penilaian.
Pelamar yang telah tinggal di Jerman selama lebih dari 15 bulan hingga batas akhir pendaftaran tidak dapat dipertimbangkan dalam program ini.
Ketentuan kemampuan bahasa berbeda-beda berdasarkan bahasa pengantar program studi.
Pelamar harus menyerahkan bukti kemampuan bahasa Inggris sesuai ketentuan program tujuan. Sertifikat yang biasanya diminta adalah:
Portal resmi DAAD menyatakan bahwa Institutional TOEFL tidak diterima. Namun, skor minimum IELTS atau TOEFL ditentukan oleh masing-masing program pascasarjana.
Untuk program yang menggunakan bahasa Jerman, pelamar harus memiliki kemampuan minimal B1 pada saat mendaftar.
Sebelum memulai perkuliahan, mahasiswa harus lulus salah satu tes berikut:
Beasiswa dapat mencakup kursus intensif bahasa Jerman selama enam bulan sebelum perkuliahan. Meskipun demikian, peserta tetap harus memiliki kemampuan dasar bahasa Jerman minimal B1 sejak tahap aplikasi.
Dokumen utama untuk pendaftaran DAAD EPOS meliputi:
Dokumen harus disusun dalam bahasa Inggris atau bahasa Jerman. Ijazah atau dokumen yang diterbitkan dalam bahasa lain perlu disertai terjemahan resmi atau tersertifikasi.
Universitas atau program studi tertentu dapat meminta dokumen tambahan. Pelamar harus membaca ketentuan pada situs masing-masing program sebelum mengirimkan aplikasi.
Surat rekomendasi harus berasal dari pemberi kerja yang sedang mempekerjakan pelamar. Surat tersebut harus:
Sertifikat pengalaman kerja harus membuktikan bahwa pelamar memiliki sekurang-kurangnya dua tahun pengalaman profesional yang relevan setelah menyelesaikan studi sarjana.
Apabila memungkinkan, surat dari pemberi kerja saat ini juga dapat mencantumkan jaminan atau kemungkinan pelamar kembali bekerja setelah menyelesaikan pendidikan di Jerman.
Pendaftaran awal tidak dikirimkan langsung kepada DAAD. Pelamar harus mengirimkan aplikasi kepada program pascasarjana atau universitas yang dipilih.
Proses pendaftarannya meliputi beberapa tahap.
Pelamar membuka daftar resmi program EPOS 2027/2028, kemudian memilih program yang sesuai dengan latar belakang akademik dan pengalaman profesional.
Pelamar dapat mendaftar maksimal ke tiga program. Apabila memilih lebih dari satu program, seluruh pilihan harus disusun berdasarkan urutan prioritas.
Aplikasi lengkap dikirim langsung kepada masing-masing program pascasarjana. Tata cara pengiriman dapat berbeda, misalnya melalui:
Aplikasi atau dokumen yang dikirim langsung kepada DAAD pada tahap awal tidak akan diteruskan kepada universitas.
Komite seleksi dari program pascasarjana akan mengevaluasi aplikasi dan mengusulkan kandidat potensial kepada DAAD.
Pelamar yang dinominasikan akan dihubungi oleh DAAD untuk mengunggah kembali dokumen aplikasi melalui portal resmi DAAD.
DAAD bersama program studi menyelesaikan proses seleksi dan menginformasikan hasilnya kepada kandidat. Pelamar yang masuk daftar pendek dapat mengikuti wawancara melalui telepon atau media daring dengan pihak universitas.
Pelamar dapat memilih maksimal tiga program pascasarjana. Namun, terdapat ketentuan khusus yang harus diperhatikan:
Mengabaikan aturan prioritas dapat menyebabkan aplikasi tidak dipertimbangkan. Dalam kondisi tertentu, beasiswa yang telah diberikan bahkan dapat ditarik kembali.
Program EPOS mencakup berbagai bidang yang berhubungan dengan pembangunan, antara lain:
Beberapa contoh program yang tercantum untuk intake 2027/2028 adalah Development Economics, Hydro Science and Engineering, Sustainable Energy and Development, Agricultural Economics, Environmental Governance, International Health, Global Health, dan International Education Management.
Pelamar hanya dapat memperoleh beasiswa untuk program yang tercantum dalam daftar EPOS terbaru. Mahasiswa yang telah diterima di program lain di Jerman tetapi program tersebut tidak termasuk daftar EPOS tidak dapat mengajukan pendanaan ini.
DAAD EPOS tidak memiliki satu batas akhir pendaftaran yang berlaku untuk seluruh program. Setiap universitas dan program pascasarjana menetapkan jadwal pendaftarannya sendiri.
Pelamar harus memeriksa:
Aplikasi yang dikirim setelah batas waktu program tidak dapat dipertimbangkan.
Karena beberapa program dapat menutup pendaftaran jauh sebelum tahun akademik dimulai, pelamar disarankan mempersiapkan dokumen, sertifikat bahasa, surat rekomendasi, dan surat pengalaman kerja sedini mungkin.
Pelamar perlu memastikan bahwa hubungan antara pendidikan, pengalaman kerja, program pilihan, dan rencana kontribusi setelah lulus terlihat jelas dalam seluruh dokumen.
Surat motivasi sebaiknya tidak hanya menjelaskan keinginan belajar di Jerman. Pelamar perlu menunjukkan persoalan pembangunan yang ingin diselesaikan, kompetensi yang ingin diperoleh, serta rencana konkret menerapkan ilmu tersebut di Indonesia.
CV dan sertifikat pengalaman kerja juga harus konsisten. Jangan meninggalkan periode waktu yang tidak dijelaskan dalam CV karena DAAD meminta riwayat pendidikan dan pengalaman profesional secara kronologis terbalik tanpa kesenjangan yang tidak diterangkan.
Informasi resmi mengenai persyaratan, pendanaan, prosedur aplikasi, dan daftar program dapat diakses melalui laman berikut:
Portal resmi DAAD EPOS:
https://www2.daad.de/deutschland/stipendium/datenbank/en/21148-scholarship-database/?detail=50076777
Pelamar wajib memeriksa situs program pascasarjana yang dipilih karena batas waktu, persyaratan bahasa, metode pendaftaran, dan dokumen tambahan dapat berbeda pada setiap universitas. Informasi dari situs DAAD dan universitas penyelenggara harus menjadi rujukan utama sebelum aplikasi dikirimkan.